Kradenan
(9/10) Menjadi satu-satu SMA di kecamatan Kradenan pastinya menjadi tugas
tersendiri untuk menanamkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan di sekitarnya. Apalagi
dengan basic ke-NU-annya sering kali menjadikan SMA NU 1 Kradenan sebagai pusat
kegiatan keagamaan para warga nahdliyin baik dari MWC NU kradenan atau
badan-badan otonom di bawahnya.
![]() |
| Kemarin (Minggu, 9 Oktober 2016) Peserta Sinau On The Road kembali berkunjung ke SMA NU 1 Kradenan untuk membuat senapan pelepah pisang (foto: SOTR) |
Selain itu, kerap kali
SMA NU 1 Kradenan juga dijadikan tempat belajar bagi anak-anak yang tergabung
dalam Sinau On The Road atau yang
biasa dikenal dengan sebutan SOTR. SOTR sendiri adalah komunitas belajar
anak-anak di kecamatan Kradenan seusia SD dengan mengambil latar belajar di
lingkungan sekitar dengan materi yang menyenangkan.
“Kami selalu awali
kegiatan SOTR dengan berkumpul di balaidesa, kemudian kami berkeliling dengan
sepeda sampai tempat tujuan kami belajar, salah satunya ya di SMA NU 1 Kradenan
ini” Ucap Fai salah satu pengurus SOTR.
Kegiatan yang dilaksanakaan tiap hari minggu ini beberapa kali berkunjung dan belajar di SMA NU 1 Kradenan. Setidaknya ada 4 kali pertemuan sejak SOTR berdiri yang mengambil latar SMA NU 1 Kradenan dengan materi yang berbeda. Pertama kali pada tanggal 24 April 2016 dengan materi “Mengenal Waktu”, selanjutnya “Membuat Roket Air”, “Membuat Pensil Bambu”, dan terakhir “Membuat Senapan Pelepah Pisang”pada Minggu, 9 Oktober 2016.
Tidak hanya menyediakan
tempat, kegiatan SOTR juga sering didampingi dan dibimbing oleh guru dan siswa siswi SMA NU 1 Kradenan. Seperti Pak
Hri Purwanto (Guru Fisika), Lilik Efendi, Kintan Tama, Wiwik Ro’yatun, Edy
Saputra, Susi, Nilna dan Zaimul Umam. Keterampilan yang mereka miliki,
diajarkan pada adik-adik peserta SOTR.
“Saya senang bisa ikut
kegiatan ini, sangat positif, kami siswa SMANUSA juga ikut belajar bagaimana
berorganisasi dan berkomunikasi di depan audience” Kata Zaim saat ditanya
pendapatnya saat menjadi tutor Pensil Bambu.
Keterbukaan pada
kegiatan positif ini terlihat dari percakapan akun twitter SMA NU 1 Kradenan
(@smanusakradenan) dengan akun SOTR (@sinau_blora) yang begitu akrab dan saling
menjaga komitmen dalam turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Senada dengan itu, Kepala
SMA NU 1 Kradenan, Bapak Tri Wahyudi juga memberikan lampu hijau pada kegiatan
ini yang menjadikan SMA NU 1 Kradenan sebagai tempat belajar. Bahkan sangat
menganjurkan anak didiknya untuk turut mendukung kegiatan ini.
![]() |
![]() |
Kegiatan
SOTR sering melibatkan Siswa-siswi SMA NU 1 Kradenan: (kanan) Pak Heri P menjelaskan cara mebuat roket Air, (kiri) Zaim memandu membuat pensil bambu. (Foto: SOTR)
“Asal bisa menjaga
keselamatan, keamanan, dan kebersihan Sekolah, kami tidak keberatan. Siswa kami
juga kadang ikut membantu Mas Fai, agar mereka juga bisa belajar softskill yang mungkin di pelajaran
sekolah tidak mereka dapatkan” Terang Pak Yudi. (R/adm)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar