Kradenan. Salah
satu penyokong majunya suatu sekolah adalah peran aktif alumni terhadap
almamaternya. Hal inilah yang mencoba dilakukan oleh Andik Coorel (re: Andik
Diantoro) alumni SMA NU 1 Kradenan yang lulus pada 2011 lalu.
![]() |
| Andik Diantoro, alumni SMA NU 1 Kradenan (foto: Rif/adm) |
Sesuai dengan julukannya, Andik memang ahli mengoperasikan Corel
Draw yaitu software yang biasa digunakan untuk desain grafis. Keahliannya
tersebut bahkan sudah diakui banyak orang, meskipun ilmu desain yang ia dapat
selama ini adalah secara otodidak di lapangan. Pemuda kelahiran Mulyorejo,
Sumber ini bahkan sudah memiliki Fanspage untuk sharing terkait desain grafis, dan
sudah diikuti sekitar 2000 pengguna facebook. Setelah kurang lebih 5 tahun
merantau, hati kecilnya ingin menularkan ilmu dan pengalamannya itu di tanah
kelahiran.
“Saya yakin dengan desain grafis, bisa sedikit banyak berpengaruh
di Blora, terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, dan saya ingin
memulainya dengan adik-adik di SMA NU 1 Kradenan” Ucap Andik
Niat baiknya itu didukung sepenuhnya oleh kepala SMA NU 1 Kradenan Bapak Tri Wahyudi, S.Pd. Bahkan beliau memberikan kesempatan kepada Andik untuk membimbing peserta didik yang tergabung dalam ekstra Desain. Bersama Pak Heri Purwanto, S.Pd, Andik mengajari desainer grafis muda SMA NU 1 Kradenan setiap hari Senin seusai jam sekolah.
Pada tahap awal, peserta ekstra desain diajari dasar-dasar teknik desain dengan Corel Draw. Kemudian diminta untuk membuat sket secara manual pada kertas yang kemudian discan dan diolah dengan Corel Draw. Tak hanya mengajari tentang tekniknya, beberapa kali Coorel juga memutarkan film motivasi seputar desain untuk menumbuhkan semangat adik-adiknya dalam bergelut di dunia desain grafis.
“Sebelum diajari saya merasa membuat desain itu ruwet banget, tetapi dengan sabar kak Coorel membimbing kami satu per satu, sehingga faham untuk mendesain grafis. Saya juga termotivasi saat beliau memutarkan film tentang para desainer di Magelang yang siangnya menggembala kambing, kalau malam ublek-ublek Corel sehingga pendapatnya berjuta-juta per bulan” Kata Lisa Darmayanti, salah satu peserta desain.
![]() |
| Andik Coorel sedang ,membimbing peserta ekstra desain (Rif/adm) |
“Saya justru sangat berterima kasih kepada para Alumni yang peduli kepada SMA NU 1 Kradenan seperti mas Andik. Dia rela meluangkan waktu untuk berbagi kepada adik-adiknya di tengah kesibukannya menggarap beberapa proyek dari berbagai kota” Ungkap Pak Yudi saat ditemui tim di ruangannya.
Pada tahap awal, peserta ekstra desain diajari dasar-dasar teknik desain dengan Corel Draw. Kemudian diminta untuk membuat sket secara manual pada kertas yang kemudian discan dan diolah dengan Corel Draw. Tak hanya mengajari tentang tekniknya, beberapa kali Coorel juga memutarkan film motivasi seputar desain untuk menumbuhkan semangat adik-adiknya dalam bergelut di dunia desain grafis.
“Sebelum diajari saya merasa membuat desain itu ruwet banget, tetapi dengan sabar kak Coorel membimbing kami satu per satu, sehingga faham untuk mendesain grafis. Saya juga termotivasi saat beliau memutarkan film tentang para desainer di Magelang yang siangnya menggembala kambing, kalau malam ublek-ublek Corel sehingga pendapatnya berjuta-juta per bulan” Kata Lisa Darmayanti, salah satu peserta desain.
![]() |
| Salah satu karya Lisa Darmayanti dengan Corel Draw (foto: Coo) |
Andik berharap, akan ada desainer grafis handal dari adik-adiknya itu yang suatu saat bisa berguna untuk membangun ekonomi kreatif, membuka lapangan pekerjaan baru, dan menekan angka pengangguran di daerah Kradenan. (Rif/adm)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar